Ya seperti itulah jalan cintamu.
Pergi balik, pergi sesal
Gejolak badai matahari pun tidak sanggup menandingi caramu.
Ulurkan lidah, ulurkan bisa.
Mencekik diri sendiri saja jika memang seperti itu.
Mual senja, malu trauma.
Kenapa menyesal hanya karena duka menahun karena cinta.
Korek sedang nyala, Bos!
Kucilkan saja, lalu padam bara itu.
Aku tidak peduli atas dera.
Selamat datang, Cinta!
Pergi balik, pergi sesal
Gejolak badai matahari pun tidak sanggup menandingi caramu.
Ulurkan lidah, ulurkan bisa.
Mencekik diri sendiri saja jika memang seperti itu.
Mual senja, malu trauma.
Kenapa menyesal hanya karena duka menahun karena cinta.
Korek sedang nyala, Bos!
Kucilkan saja, lalu padam bara itu.
Aku tidak peduli atas dera.
Selamat datang, Cinta!


0 comments:
Posting Komentar